Sunday May 20

Siswa SMA Muhammadiyah 2 Raih Penghargaan Pangeran Philips Inggris

Wednesday, 16 May 2012 23:43

Surabaya - Sebanyak 29 siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya menerima penghargaan internasional dari Pangeran Philips Inggris. Penghargaan bertajuk International Award for Young People (IAYP) ini diberikan atas dedikasi anak muda pada program internasional untuk pengembangan karakter.

Menurut Direktur Program IAYP untuk Indonesia, Dorothy Ferary, penghargaan ini sengaja diberikan pada anak muda di Indonesia. Penerima penghargaan harus mengikuti program yang ditentukan IAYP. Program ini telah berjalan lama dan disesuaikan penghargaan yang akan diterima anak muda.

Program itu antara lain, kegiatan sosial, olahraga, pelatihan soft skill, dan adventure. Dalam program, siswa hanya dituntut untuk bertahan menyelesaikan program selama paling cepat enam bulan. Tiap hari, siswa akan menerima penilaian dari guru pendamping untuk melihat perkembangan siswa terhadap program. Program ini, kata Dorothy, merupakan bentuk pendidikan karakter anak muda.

Read The Full Story : http://www.republika.co.id/berita/nasional/nusantara-nasional/12/05/10/m3sm96-siswa-sma-muhammadiyah-2-raih-penghargaan-pangeran-philips-inggris

Daud Yordan Juara Dunia IBO

Saturday, 05 May 2012 15:22

Singapura - Daud Yordan merebut sabuk juara dunia tinju kelas bulu versi badan IBO. Dalam pertarungan menghadapi Lorenzo Villanueva, petinju berjuluk The Stone itu menang KO di ronde kedua.

Meski menang hanya dengan dua ronde, Daud Yordan sempat dikejutkan oleh penampilan Villanueva di ronde pertama. Petinju Indonesia berusia 24 tahun itu sempat dipaksa mencium kanvas setelah terkena pukulan lawannya yang asal Filipina tersebut.

Namun Daud Yordan mampu bangkit dan bahkan membalas merepotkan Villanueva di penghujung ronde pertama.

Dan pertarungan antra dua petinju yang punya rekor kemenangan KO sangat baik itu ternyata tak berlangsung lama. Di ronde kedua laga sudah kelar. Meski sempat bangkit setelah jatuh karena kena upper cut telak Daud Yordan, Villanueva akhirnya tak mampu melanjutkan pertarungan setelah kembali dipaksa mencium kanvas.

Kemenangan ini mengantar Daud Yordan merebut titel juara dunia kelas bulu versi badan IBO yang sebelumnya lowong. Hasil ini membuat rekor pertarungan Daud Yordan menjadi 29 kemenangan (23 KO) dan dua kali kalah.

Read The Full Story : http://sport.detik.com/read/2012/05/05/211336/1910089/82/menang-ko-di-ronde-kedua-daud-yordan-juara-dunia-ibo?s99220169

Batik Masuk Kurikulum Sekolah Mode Italia

Sunday, 29 April 2012 10:30

Solo - Koefia--sebuah sekolah mode tertua di Italia-- tertarik dengan batik Solo, Indonesia, dan berencana memasukkan desain mode dengan bahan kain batik ke dalam kurikulum pelajarannya.

Direktur Artistik Koefia, Bianca Lami, beserta Wakil Ketua DPRD di Lazio, Italia Raffaele D` Ambrosio mengatakan bahwa pihaknya mengetahui Solo sebagai pusat batik dari internet, Selasa.

"Saya tahu dari internet bahwa Solo merupakan ibukota batik. Di sini banyak industri batik, bahkan saya dengar ada kampung dengan nama batik. Saya ingin melihatnya secara langsung," katanya.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya akan mengajarkan desain fesyen batik kepada siswanya selama tiga tahun. Hal ini dikarenakan pihaknya melihat batik sebagai warisan budaya dunia yang diakui Unesco dari Indonesia dan bisa menjadi tren fesyen baru nantinya.

"Kami ingin mengembangkan fashion heritage. Ini sekaligus untuk menggabungkan budaya Solo dengan budaya Eropa dan saya kira hasilnya akan sangat bagus," kata dia.

Read The Full Story : http://www.antaranews.com/berita/307579/batik-masuk-kurikulum-sekolah-mode-italia

Pak Raden dan Si Unyil Masih Mengukir Mimpi

Saturday, 21 April 2012 03:04

Jakarta - Pak Raden masih mengukir mimpi karena si Unyil belum jadi Dongeng Bahagia. Bagi golongan angkatan babe gue mungkin tak asing dengan kata Hompimpah Unyil Kucing, kata inilah yang selalu menyapa kita kala kita melihat serial film boneka Si Unyil pada siaran TVRI saat itu.

Pria paro baya yang kumisnya tebal hampir memenuhi pipi .Siapa pun pasti mengenal pemilik suara lantang tersebut.Ya dia adalah Pak Raden, tokoh antagonis dalam serial film boneka si Unyil. Mengenakan kostum kebesaran, baju surjan, kumis tebal dan blangkon di kepala‚ seniman yang punya nama asli Suyadi itu turun ke jalan.

Dalam acara tersebut, Pak Raden pun menggenggam lima pucuk kertas yang berisi keluh kesahnya. Terdiri dari dua bagian, Pak Raden menulis keluh kesahnya pada dua lembar pertama. Sisanya adalah lirik lagu yang dia nyanyikan. Para tetangga dan penggemarnya memadati bangunan mungil itu,mereka rela berdesak-desakan menyaksikan Pak Raden bernyanyi dan mendongeng. Masih seperti saat membintangi film anak-anak yang disiarkan TVRI itu.

Film Boneka Si Unyil pernah ngetop pada era 1980-1990-an,dan kini pun tak kalah tenar karena tayang lagi di salah satu televisi swasta,meski versi aslinya sudah tidak tayang lagi,namun sosok si Unyil masih laku di layar kaca dengan beberapa modifikasi. Ironisnya, popularitas si Unyil yang menjulang tak otomatis membawa kesejahteraan pada Drs Suyadi yang kerap membawakan sendiri karakter Pak Raden. Di usianya yang ke-79 tahun si pencipta tokoh  idola anak-anak itu, kini hidupnya merana,apalagi Pak Raden terus dibekal nyeri persendian.

Read The Full Story : http://www.raihanrn.com/2012/04/pak-raden-dan-si-unyil-masih-mengukir.html

Smartland Villa Cibubur Mas

Saturday, 07 July 2007 09:54

Page 1 of 2